Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Doa Agar Pintar Dalam Semua Pelajaran

Doa Agar Pintar Dalam Semua Pelajaran - Dalam memulai apapun sebaiknya selalu didahulukan dengan niat yang baik dan doa yang sungguh-sungguh pula. Ini demi memperoleh hasil yang maksimal, dan tentunya menambah rasa yakin agar Allah SWT mengabulkan apa yang kita inginkan. 

Tak hanya aktivitas pembelajaran dan mencari ilmu di sekolah saja, bahkan bagi yang sudah dewasa dan bekerja sekalipun, sebaiknya jangan lupa mendahulukan doa sebelum memulai aktivitas.

Doa menjadi suatu permintaan dan tawakal kita kepada Allah, dan kemudian melakukan ikhtiar secara yakin tentang apa yang akan kita lakukan. Pentingnya mengajari anak untuk berdoa tentu merupakan salah satu kebiasaan baik yang sangat dianjurkan. Bahkan mengajari anak tentang doa sejak dini bisa memberikan efek yang luar biasa untuk masa depan anak itu sendiri.

Di kemudian hari nanti, dalam segala urusan apapun, ia tak kan lupa untuk berdoa lebih dulu. Dan kebiasaan semacam ini kalau tidak dilatih sejak dini, tentu akan sulit. Melatih anak untuk berdoa memang sulit, namun sedikit demi sedikit kalau Anda bisa menjelaskan dan mengiringi atau sambil memberi contoh tentu akan lebih mudah masuk ke alam bawah sadar sang anak.

Pentingnya Melatih Berdoa Bagi Anak Sebelum Memulai Menimba Ilmu

Doa Agar Pintar Dalam Semua Pelajaran

Menimba ilmu tentu menjadi kewajiban manusia baik dari lahir sampai mati, namun dari pemikiran kebanyakan orang tentu mencari ilmu ini hanya sebatas di dunia sekolahan saja. Dan kalau sudah besar atau tumbuh dewasa, fokus utama yang dilakukan nantinya tentu mencari nafkah. Seusai bisa menghasilkan uang, kemudian bangun rumah, beli mobil, punya bisnis atau menjadi seorang aparatur negara. Padahal semua yang ada baik disadari atau tidak, ingin menjadi apapun ada ilmunya, dan ini juga perlu dipelajari. 

Berikut ini ada dua keuntungan jika Anda bisa melatih anak Anda atau balita di rumah Anda agar memulai kebiasaan baik sejak dini dan dimulai dari doa agar pintar dalam semua pelajaran sekolah. Tidak hanya pelajaran sekolah saja, bahkan apa yang dipelajari akan mudah di mengerti. Karena memang kekuatan sebuah doa tak diragukan lagi, apalagi kalau yang berdoa ini yakin, cepat atau lambat Allah senantiasa akan mengabulkannya.

1. Memberikan Keyakinan dan Etika Baik Pada Sang Anak

Etika yang baik memang sebaiknya ditanamkan sejak dini. Karena memang doa menjadikan anak bisa beretika baik. Bacaan doa juga berpengaruh pada otak anak dan keyakinan sang anak juga bisa menambah reflek pada segala jenis ilmu yang dapat diserap otak. Bahkan bisa diserap dengan cepat dan mudah dimengerti.

2. Memberikan Contoh yang Baik Sejak Dini

Memberikan contoh dan mendidik anak di zaman yang serba dengan teknologi seperti sekarang ini memanglah tidak mudah. Bahkan tentu harus bisa membangkitkan rasa giat sang anak, mengingat sekarang ini banyak anak malas belajar, bahkan tak hanya malas belajar, malas berdoa dan etika buruk juga bisa tercerminkan.

7 Bacaan Doa Agar Anak Pintar dalam Semua Pelajaran

Doa Agar Pintar Dalam Semua Pelajaran

Ada beberapa doa mujarab yang sebagian besar memang berasal dari Al-Qur'an. Bahkan dari beberapa potongan ayat ini mempunyai khasiat yang luar biasa bagi perkembangan otak anak. Anda bisa memberikan sang anak beberapa bacaan berikut dan melatihnya untuk berdoa dan mengamalkannya secara rutin. Berikut beberapa doa mujarab agar anak pintar dan cerdas pada semua bidang pelajaran.

1. Al-Fatihah

Bismillahir-raḥmanir-raḥim, al-ḥamdu lillahi rabbil-'alamin, ar-raḥmanir-raḥim, māliki yaumid-din, iyyaka na'budu wa iyyaka nasta'in, ihdinas-siratal-mustaqim, siratallażina an'amta 'alaihim gairil-magdubi 'alaihim wa lad-dallin

Artinya: "Dengan nama Allah yang Maha pengasih, Maha penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam, yang Maha pengasih, Maha penyayang, pemilik hari pembalasan. Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan. Tunjukanlah kami jalan yang lurus. Jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepadanya; bukan (jalan) mereka yang dimurkai, dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat."

2. Ayat Kursi

Allaahu laa illaa huwal-hayyul-qayyuum, laa ta’khudzuhuu sinatuw wa laa nauum, lahuu maa fis-samaawaati wa maa fil-ard, man dzalladzii yasyfa’u ‘indahuu illaa bi idznih. Ya’lamu maa baina aidiihim wa maa khalfahum, wa laa yuhiithuuna bi syai’im min’ilmihii illaa bimaa syaa’a, wa si’a kursiyyuhus-samaawaati wal-ard, wa laa ya’uudhuhuu hifzhuhumaa wa huwal-‘aliyyul-‘azhiim.

Artinya: "Allah, tiada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia yang hidup kekal lagi terus-menerus mengurus (makhluk-Nya), tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada Tuhan yang memberi syafaat di sisi Allah tanpa izin-Nya. Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang di kehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya. Dan Allah Maha tinggi lagi Maha besar."

3. Al-Baqoroh Ayat 1-5

Alif lam mim, zalikal-kitabu la raiba fih, hudal lil-muttaqin, allazina yu`minuna bil-gaibi wa yuqimunas-salata wa mimma razaqnahum yunfiqun, wallazina yu`minuna bima unzila ilaika wa ma unzila ming qablik, wa bil-akhirati hum yuqinun, ula`ika 'alā hudam mir rabbihim wa ula`ika humul-muflihun

Artinya: "Alif Lam Mim. Kitab (Alquran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa, (yaitu) mereka yang beriman kepada yang gaib, melaksanakan salat, dan menginfakkan sebagian rezeki yang Kami berikan kepada mereka. Dan mereka yang beriman kepada (Alquran) yang diturunkan kepadamu (Muhammad) dan (kitab-kitab) yang telah diturunkan sebelum Engkau, dan mereka yakin akan adanya akhirat. Merekalah yang mendapat petunjuk dari Tuhannya, dan mereka itulah orang-orang yang beruntung."

4. Akhir Surat Al-Baqoroh 3 Ayat

Lillahi ma fis-samawati wa ma fil-ard, wa in tubdu mafī anfusikum au tukhfụhu yuhasibkum bihillah, fa yagfiru limay yasya`u wa yu'azzibu may yasya', wallahu 'ala kulli syai`ing qadir, amanar-rasulu bima unzila ilaihi mir rabbihi wal-mu`minun, kullun amana billahi wa mala`ikatihi wa kutubihi wa rusulih, la nufarriqu baina ahadim mir rusulih, wa qalu sami'na wa ata'na gufranaka rabbana wa ilaikal-masir, la yukallifullahu nafsan illa wus'aha, laha ma kasabat wa 'alaiha maktasabat, rabbana la tu`akhizna in nasina au akhṭa`na, rabbana wa la taḥmil 'alaina israng kama ḥamaltahu 'alallazina ming qablina, rabbana wa la tuhammilna ma la taqata lana bih, wa'fu 'anna, wagfir lana, war-ḥamna, anta maulana fansurna 'alal-qaumil-kafirin

Artinya: "Milik Allah-lah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Jika kamu nyatakan apa yang ada di dalam hatimu atau kamu sembunyikan, niscaya Allah memperhitungkannya (tentang perbuatan itu) bagimu. Dia mengampuni siapa yang Dia kehendaki dan mengazab siapa yang Dia kehendaki. Allah Maha kuasa atas segala sesuatu. Rasul (Muhammad) beriman kepada apa yang diturunkan kepadanya (Alquran) dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semua beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya. (Mereka berkata), 'Kami tidak membeda-bedakan seorang pun dari rasul-rasul-Nya.' Dan mereka berkata, 'Kami dengar dan kami taat. Ampunilah kami Ya Tuhan kami, dan kepada-Mu tempat (kami) kembali.' Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Dia mendapat (pahala) dari (kebajikan) yang dikerjakannya dan dia mendapat (siksa) dari (kejahatan) yang diperbuatnya. (Mereka berdoa), 'Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami melakukan kesalahan. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebani kami dengan beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tidak sanggup kami memikulnya. Maafkanlah kami, ampunilah kami, dan rahmatilah kami. Engkaulah pelindung kami, maka tolonglah kami menghadapi orang-orang kafir.'"

5. Surat Al Ikhlas 3 Kali

Qul huwallahu ahad, allahus-samad, lam yalid wa lam yulad, wa lam yakul lahu kufuwan ahad

Artinya: Katakanlah (Muhammad), 'Dialah Allah, yang Maha esa. Allah tempat meminta segala sesuatu. (Allah) tidak beranak dan tidak pula diperanakkan. Dan tidak ada sesuatu yang setara dengan Dia.'"

6. Al-Falaq 1 Kali

Qul a'uzu birabbil-falaq, min syarri ma khalaq, wa min syarri gasiqin iza waqab, wa min syarrin-naffasati fil-'uqad, wa min syarri hasidin iza hasad

Artinya: Katakanlah, 'Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai subuh (fajar) dari kejahatan (makhluk yang) Dia ciptakan, dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dan dari kejahatan (perempuan-perempuan) penyihir yang meniup pada buhul-buhul (talinya), dan dari kejahatan orang yang dengki apabila dia dengki.'"

7. An-Nas 1 Kali

Qul a'uzu birabbin-nas, malikin-nas, ilahin-nas, min syarril-waswasil-khannas, allazi yuwaswisu fi sudurin-nas, minal-jinnati wan-nas

Artinya: Katakanlah, 'Aku berlindung kepada Tuhannya manusia, raja manusia, sembahan manusia, dari kejahatan (bisikan) setan yang bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari (golongan) jin dan manusia.'"