Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Wajib Coba, 10 Makanan Khas Yogyakarta, Yang Bikin Kangen

makanan khas yogya

Yogyakarta kental akan nilai budaya, juga wilayah yang eksotis. Oleh karena itu kota Gudeg ini memiliki banyak tujuan wisata, antara lain wisata kuliner dengan makanan khas Yogyakarta yang wajib dicoba.

Bahkan kini biro perjalanan di Yogya juga menawarkan paket  wisata kuliner, khusus untuk mencoba kuliner di kota Gudeg ini. Keuntungan yang pasti, senang dan mengenyangkan!

Makanan Khas Yogyakarta Yang Bakal Bikin Kangen

makanan khas yogya

Jika berkunjung ke Yogyakarta, sempatkan untuk melakukan wisata kuliner. Berbagai kuliner akan memanjakan lidah, dan pastinya membuat liburan menjadi lebih seru.

Makanan yang dapat dicobapun mulai dari  cemilan, jajanan, minuman, juga makanan berat, yang pasti akan membuat kangen untuk kembali berkunjung. Berikut 10 rekomendasi makanan khas Yogyakarta yang wajib dicoba:

1. Makanan Khas Yogyakarta, Gudeg

makanan khas yogya

Gudeg kini menjadi identitas kota Yogya yang dikenal para wisatawan. Gudeg sendiri memiliki tiga varian yaitu gudeg kering, gudeg basah, dan gudeg manggar.

Bahan utama gudeg basah dan kering adalah nangka muda yang direbus cukup lama dengan bumbu khas gudeg. Sedangkan gudeg manggar menggunakan bunga kelapa muda sehingga rasanya unik.

Gudeg disajikan bersama nasi hangat, telur, krecek, dan ayam kampung dalam satu piring. Jika ingin mencicipi gudeg Yogya yang terkenal, bisa berkunjung ke kedai Gudeg Yu Djum.

2. Wedang Uwuh

makanan khas yogya

Wedang uwuh jika diartikan ke dalam bahasa Indonesia adalah minuman sampah. Dinamakan demikian, karena rempah dalam minuman tersebut adalah rempah kasar, seperti secang, irisan jahe, cengkeh dan rempah lainnya. Setelah dimasukkan ke dalam gelas maka akan terlihat seperti sampah. 

Minuman yang menyehatkan ini khas daerah Bantul, mudah ditemukan di warung-warung sekitar Hutan Pinus Mangunan. Setelah di minum, rasa hangat jahe langsung menyeruak ke tenggorokan dan menghangatkan perut. Wedang ini berkhasiat mencegah berbagai penyakit seperti batuk, stroke, masuk angin, juga lainnya.

3. Wedang Ronde

makanan khas yogya

Lain wedang uwuh, lain pula wedang ronde. Rumornya, wedang ronde merupakan minuman Tangyuan dari perantau Cina yang sudah mengalami proses asimilasi dengan budaya Jawa.

Bahan utama minuman yang dipercaya menyehatkan ini terbuat dari bola-bola tepung ketan dengan isi kacang yang direbus menggunakan air jahe. Setelah matang, kemudian ditiriskan.

Ketika akan disajikan, bola-bola tepung ditambah kacang, candil, juga potongan roti, dimasukkan ke dalam gelas dan diseduh air jahe hangat.

Rasa hangat jahe mendominasi, juga rasa unik dari campuran bahan lainnya yang cukup mengenyangkan. Wedang ronde mulai dijajakan pada sore hingga malam hari di jalan Malioboro juga daerah lain sekitar Jogja.

4. Sego Kucing

makanan khas yogya

Yogya terkenal dengan angkringannya (pedagang berjualan di emperan toko dan menggelar tikar untuk tempat duduk pelanggan). Berbagai makanan dalam porsi kecil dan harga murah dijual di sini, seperti sego kucing (nasi kucing). 

Dinamakan sego kucing, karena berupa nasi dengan campuran lauk dan porsi kecil seperti makanan kucing. Sego kucing disajikan dengan sambal tempe, tumis jamur, atau sambal teri, lalu dibungkus daun pisang. Jika porsinya terlalu sedikit, bisa tambah lauk seperti  sate telur, sate usus, sate brutu, juga gorengan.

5. Bakmi Jawa

Makanan Khas Yogyakarta

Bakmi yang berasal dari Gunung Kidul ini memiliki rasa sedikit manis dan gurih, nikmat disantap di malam hari. Bakmi Jowo atau bakmi Yogya sering disebut mie godog Yogya, karena dalam proses penyajiannya mie kuning tersebut direbus terlebih dahulu.

Selanjutnya mie diteruskan dan dimasukkan ke dalam mangkuk, diberi tambahan sayur, telur, dan bumbu rempah lain sehingga rasanya sangat khas. Makanan khas ini dapat dengan mudah ditemukan di warung pinggir jalan juga restoran di Yogya.

6. Mangut Lele

Makanan Khas Yogyakarta

Mangut lele khas Mataraman (daerah sekitar Solo, Yogya, Kendal, dan Semarang), sangat terkenal. Khusus di Yogya, masakan yang berbahan dasar lele ini diasapi terlebih dahulu hingga tekstur kenyal dan aroma khasnya tetap terjaga.

Setelah diasapi, lele diberi bumbu santan, sehingga semakin gurih dan nikmat. Kedai yang terkenal dengan menu mangut lelenya adalah Warung Mangut Lele Mbah Marto di Bantul.

7. Krecek

Makanan Khas Yogyakarta

Bagi penggemar gudeg, pasti sudah kenal krecek, karena selalu disajikan sebagai pelengkap. Krecek berasal dari kulit sapi yang dipotong kecil-kecil, dikeringkan, lalu digoreng. Krecek bisa langsung dinikmati sebagai kerupuk, atau diolah lagi sebagai sayur atau sambal. Menu krecek sangat mudah ditemukan di warung dan resto di Yogya.

8. Bakpia Pathok

Makanan Khas Yogyakarta

Bakpia pathok merupakan jajanan yang sangat terkenal di Yogya,  sering juga dijadikan oleh-oleh wisatawan.

Dinamakan bakpia Pathok karena pusat pembuatannya berada di Jl. Pathuk, Gunung Kidul, dan salah satu merk yang terkenal adalah Bakpia Pathok 25. Bakpia pathok memiliki ukuran yang kecil dengan isian kacang hijau, coklat, tiramisu, juga keju.

9. Sate Klatak

Makanan Khas Yogyakarta

Sate klatak berasal dari Pleret, Bantul, dinamakan klatak karena ketika dibakar, daging sate mengeluarkan bunyi klathak-klathak. Sate ini terbuat dari daging kambing muda yang ditusuk dengan jeruji sepeda (bukan potongan bambu seperti umumnya sate). 

Setelah matang, sate disajikan dengan gulai dan bumbu khas lainnya, sehingga rasa uniknya membuat wisatawan selalu kembali. 

Kedai yang terkenal adalah Sate Klathak Pak Pong dan Sate Klatak Pak Jede.

10. Oseng Mercon

Makanan Khas Yogyakarta

Rasa pedas oseng mercon bisa membuat orang yang memakainya menangis. Oseng mercon Yogya terbuat dari potongan daging sapi, gajih atau kikil. Selanjutnya diolah dengan puluhan kilo cabai rawit dan bumbu rempah sehingga rasanya sangat pedas namun nikmat.

Rasa pedas yang amat sangat ini kemudian membuat masakan ini dinamakan mercon, seakan pedasnya meledak di mulut. Kedai oseng mercon terkenal adalah Oseng Mercon Bu Narti yang berlokasi di Jl. KH. Ahmad Dahlan.

Paket Wisata Kuliner Yogyakarta

Saking hitsnya wisata kuliner, para pengusaha biro travel menyambut fenomena ini menjadi trayek baru. Kini wisata kuliner tengah viral, setelah wisata alam, budaya, juga tempat wisata (buatan).

Jika pada wisata alam atau wisata buatan, makan merupakan aktivitas sambilan, bisa dimana saja, tak ada tujuan khusus. Di wisata kuliner, kulinernyalah yang utama, dan wisata lainnya dipilih yang dekat dengan lokasi kedai atau resto yang akan dikunjungi.

    • Wisata Satu Hari 

Paket wisata kuliner biasanya mengambil waktu minimal seharian. Berburu kuliner di tempat-tempat yang terkenal, baik untuk sarapan, makan siang, juga makan sore. Aktivitas diantara waktu makan biasanya mengunjungi tempat wisata di sekitar lokasi kuliner tersebut.

    • Wisata Kuliner Pantai 

Tidak tertarik dengan wisata dalam kota? Bagaimana dengan wisata kuliner menjelajahi pantai? Dimulai dengan wisata kuliner seafood, menikmati indahnya sunset berlatar Laut Selatan.

Selanjutnya pindah ke pantai lainnya, tak lupa mampir ke lokasi wisata lain yang dilewati. Contoh wisata kuliner pantai: Pantai Depok, Gumuk Pasir Parangkusumo, Pantai Parangtritis.

    • Paket Suka-suka

Seringnya, wisatawan telah memiliki tujuan wisata sendiri, atau kurang cocok dengan paket yang dibuat oleh biro. Oleh karena itu, sebagian biro membuat paket ini, agar calon wisatawan tidak berpindah ke biro lain.

Wisatawan membuat paket tur berdasarkan pilihan sendiri, dan bebas memilih tujuan. Waktu tur fleksibel, dan biaya akan menyesuaikan.

Setiap wilayah pasti mempunyai makanan khas, terlebih lagi daerah yang memiliki area wisata. Kuliner Yogyakarta memang cenderung manis, namun ada juga rasa lain, meski tak banyak. Kunjungi rekomendasi makanan khas di atas, untuk liburan yang berkesan.